Menjaga Brand Image Adalah Tugas Semua Anggota Perusahaan

Satu orang dengan orang lainnya bisa memiliki penilaian yang berbeda terhadap sebuah merek yang sama. Sebagai contoh A memiliki kesan yang negatif terhadap cafe X karena pada saat berkunjung mendapatkan perlakuan yang kurang profesional dari karyawannya. Namun bagi B, cafe X merupakan cafe favorit karena memiliki suasana yang nyaman untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman. Faktor-faktor ini merupakan salah satu faktor yang bisa membentuk brand image sebuah merek pada masyarakat. Brand image adalah penilaian yang diberikan oleh masyarakat khususnya para pelanggan seputar merek tertentu yang didasarkan pada pengalaman mereka masing-masing.

Dari ilustrasi di atas, ada banyak hal yang bisa mempengaruhi sebuah image merek atau perusahaan atau restoran dan sebagainya. Faktor yang paling utama adalah yang langsung berinteraksi dengan masyarakat seperti contohnya:

  • Harga produk atau jasa.
  • Kualitas produk dan jasa.
  • Pelayanan karyawan.
  • Kebersihan kantor perwakilan.
  • Ketersediaan layanan purna jual.
  • Ketersediaan produk dan jasa.
  • Dll.

Ada banyaknya faktor yang bisa mempengaruhi brand image ini membuat semua orang yang bekerja di bawah merek tersebut wajib melakukan semua upaya untuk menjaga image dari merek agar tetap positif. Bahkan hal kecil yang tidak disengaja saja bisa menjadi pemicu kurang sukanya seseorang pada merek tertentu. Sebagai contoh, A pernah hampir kecelakaan saat mengendarai mobil akibat ada truk distribusi dari merek tertentu yang mengemudi dengan ugal-ugalan. Pengalaman ini membuat A tidak pernah mau membeli dari merek tersebut sama sekali.

Selain hal sepele, brand image juga dipengaruhi oleh kebijakan umum yang dikeluarkan oleh managemen perusahaan. Strategi pemasaran yang tepat bisa membangun image merek dengan lebih menyeluruh dan lebih permanen. Sebagai contoh iklan di media elektronik akan lebih mudah diingat untuk membangun image sehingga iklan haruslah menyampaikan pesan dengan efektif serta menarik. Strategi penentuan harga juga akan memberi image merek tersebut apakah merek dengan harga terlalu mahal, atau merek ekonomis. Dan yang paling penting adalah kualitas dari produk atau jasa yang dijual dimana produk dan jasa tersebut langsung dirasakan oleh masyarakat.

Perlunya menjaga brand image, memiliki tujuan agar merek bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat sehingga dapat menghasilkan penjualan atau penggunaan sesuai dengan target atau tujuan perusahaan. Namun selain tujuan umum atau luas tersebut sebuah nilai positif dari brand image adalah cara yang tepat untuk mendapatkan beberapa manfaat lainnya, yaitu:

1. Membuat merek menjadi lebih mudah diingat oleh masyarakat.

Dengan brand image positif merek akan lebih mudah diterima oleh masyarakat dan menjadi merek yang mudah diingat.

2. Menghasilkan customer yang loyal sehingga dapat meningkatkan penjualan.

Customer yang loyal menjadi sarana promosi yang murah dan efektif karena mereka akan dengan senang hati mempromosikan merek tersebut.

3. Lebih mudah memenangkan persaingan jika dibandingkan dengan produk atau jasa dari merek yang kurang populer.

Jika ada beberapa produk di satu etalase, maka yang lebih sering diambil adalah produk yang dihasilkan dari merek dengan brand image positif atau terbaik.

4. Menghemat biaya promosi.

Sebuah produk dari merek ternama seringkali memenangkan persaingan tanpa perlu memiliki iklan sebanyak produk kompetitornya.

5. Dll.

Pentingnya menjaga brand image tersebut membuat semua yang bekerja di bawah naungan merek itu harus melakukan upaya untuk menjaga image tetap positif. Hal ini bisa dibantu dengan berbagai perencanaan yang matang, misalnya pada strategi harga, managemen pasar, marketing dan lain sebagainya. Untuk memudahkan Anda menjaga brand image merek perusahaan yang dipimpin, Anda bisa memulainya dengan memberikan pelatihan mengenai strategi bisnis atau managemen pada semua stake holder.

Dengan adanya pelatihan ini akan membuat keputusan menjadi lebih efektif untuk menjaga image merek dari dalam. Selain itu Anda juga bisa memberikan pelatihan terhadap pelayanan pelanggan untuk membantu menjaga image positif dari luar. Brand image adalah hal yang penting dan ini dimengerti oleh Prasmul-ELI sehingga memiliki program pelatihan yang dibutuhkan untuk membantu menjaga brand image merek. Ikuti pelatihan di Prasmul-ELI dan buka wawasan mengenai apa saja yang bisa dilakukan untuk membangun image positif.